Di Sydney, lonjakan harga emas membuat orang-orang rela mengantre panjang di depan toko emas untuk mendapatkan logam mulia tersebut.
Namun, bentuk baru emas ini mengubah konsep klasik soal peran emas sebagai aset yang kebal turbulensi ekonomi. Berbeda dengan saham yang lebih sensitif terhadap akibat gesekan dunia politik atau keuangan.
Dengan reksa dana ini, investor merasakan dinamika harga emas, tanpa perlu menyimpan fisik emasnya. Maka dari itu, investasi emas atau komoditas lain jadi lebih mudah dijangkau oleh berbagai kalangan Trader.
Harga emas melemah pada awal pekan seiring perhatian Trader beralih ke sejumlah pertemuan penting bank sentral world wide. Kondisi ini terjadi di tengah belum adanya kemajuan diplomatik untuk mengakhiri konflik Iran yang turut mendorong kenaikan harga minyak dan kekhawatiran inflasi.
Sebuah penelitian menyimpulkan alasan mengapa makin banyak negara berkembang yang tak lagi menyimpan kekayaan dalam bentuk mata uang asing.
Konten di bawah ini ditayangkan melalui platform Taboola dan tidak memiliki keterkaitan dengan Bisnis.com
Inflasi membuat daya beli uang menurun. Barang dan jasa menjadi lebih mahal, sementara nilai uang kertas semakin tergerus. Dalam kondisi ini, emas sering dipilih sebagai alat lindung nilai karena nilainya cenderung naik seiring meningkatnya inflasi.
Selain itu, pembelian emas oleh financial institution sentral di berbagai negara juga ikut mendorong kenaikan harga. Banyak lender sentral menambah cadangan emas mereka untuk mengurangi ketergantungan pada mata uang asing.
Kebijakan suku bunga memiliki pengaruh besar terhadap harga emas. Saat suku bunga rendah, instrumen seperti deposito atau obligasi menjadi kurang menarik karena imbal hasilnya kecil. Akibatnya, emas menjadi alternatif investasi yang lebih diminati.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas check here kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
Menurutnya, pergerakan harga emas dalam jangka pendek masih diwarnai volatilitas tinggi dengan rentang pergerakan yang cukup lebar.
Peningkatan permintaan dari Rusia dan Cina ditambah dengan geliat investor pada ETF emas menjadi tanda bahwa harga emas akan terus naik.
Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
